Subang – Koramil 0511/Pusakanagara terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan terhadap sektor pertanian di wilayah binaan.
Babinsa Desa Pusakajaya, Pelda Slamet Triwarso, bersama Koordinator Penyuluh Pertanian Lapangan Omsah Neelam Khyar, S.P., M.P., dan Kepala Desa Pusakajaya Heri Bahtiar melaksanakan monitoring normalisasi saluran irigasi di Blok Bungurjaya, Dusun Pasirjati, RT 18/RW 04, Desa Pusakajaya, Kecamatan Pusakajaya, Kabupaten Subang, Selasa (28/7/2026).
Monitoring dilakukan untuk memastikan proses normalisasi saluran irigasi berjalan dengan baik sehingga aliran air menuju lahan pertanian menjadi lebih lancar dan merata.
Normalisasi saluran tersebut diharapkan dapat membantu para petani memenuhi kebutuhan air bagi tanaman, terutama saat menghadapi musim kemarau. Kelancaran distribusi air juga menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional.
Dalam kegiatan tersebut, Pelda Slamet Triwarso bersama pemerintah desa dan penyuluh pertanian melakukan pengecekan terhadap kondisi saluran, aliran air, serta bagian-bagian yang sebelumnya mengalami pendangkalan maupun penyumbatan.
Selain melakukan pemantauan, mereka berdialog dengan para petani untuk menyerap aspirasi sekaligus memastikan kegiatan normalisasi memberikan manfaat nyata bagi lahan pertanian di wilayah Desa Pusakajaya.
Babinsa Desa Pusakajaya Pelda Slamet Triwarso mengatakan pendampingan terhadap petani merupakan salah satu bentuk dukungan TNI Angkatan Darat terhadap keberhasilan program ketahanan pangan.
“Normalisasi saluran irigasi sangat penting untuk menjamin kelancaran pasokan air menuju lahan pertanian. Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah desa, penyuluh pertanian, serta kelompok tani agar berbagai kendala di lapangan dapat segera ditangani, ” ujar Pelda Slamet Triwarso.
Ketua Gabungan Kelompok Tani Desa Pusakajaya, Ruslani, menyampaikan apresiasi atas perhatian Babinsa, pemerintah desa, dan penyuluh pertanian terhadap kondisi saluran irigasi yang digunakan oleh para petani.
“Kami sangat mengapresiasi perhatian dari Babinsa, pemerintah desa, dan penyuluh pertanian terhadap normalisasi saluran irigasi ini. Dengan saluran yang kembali lancar, kebutuhan air untuk sawah akan lebih mudah terpenuhi sehingga produktivitas pertanian dapat terus meningkat, ” kata Ruslani.
Menurutnya, saluran irigasi yang berfungsi dengan baik sangat membantu petani dalam mengatur pola tanam dan mengurangi risiko gagal panen akibat kekurangan air.
Kepala Desa Pusakajaya Heri Bahtiar mengatakan normalisasi saluran irigasi merupakan bagian penting dalam upaya memperkuat sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
“Normalisasi saluran irigasi merupakan langkah penting dalam mendukung sektor pertanian di Desa Pusakajaya. Kami berharap sinergi antara pemerintah desa, Babinsa, penyuluh pertanian, dan kelompok tani terus terjalin demi meningkatkan kesejahteraan para petani, ” ujar Heri Bahtiar.
Ia menambahkan, pemerintah desa akan terus mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan dan fungsi saluran agar manfaat normalisasi dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Koordinator Penyuluh Pertanian Lapangan Omsah Neelam Khyar, S.P., M.P., menjelaskan bahwa ketersediaan air menjadi salah satu faktor utama yang menentukan keberhasilan kegiatan pertanian.
“Kelancaran saluran irigasi sangat menentukan keberhasilan usaha tani. Dengan normalisasi ini, distribusi air menjadi lebih optimal sehingga dapat mendukung peningkatan hasil produksi pertanian dan mengurangi risiko kekurangan air pada musim kemarau, ” jelasnya.
Ia mengajak para petani untuk bersama-sama menjaga saluran irigasi dari sampah, sedimentasi, dan berbagai hambatan lain yang dapat mengganggu aliran air menuju lahan pertanian.
Di tempat terpisah, Danramil 0511/Pusakanagara Kapten Inf. Herry Arfiantono menegaskan bahwa jajarannya akan terus mendukung berbagai kegiatan yang berkaitan dengan peningkatan produksi pertanian dan ketahanan pangan.
“Koramil 0511/Pusakanagara akan terus mendukung setiap program yang berkaitan dengan ketahanan pangan. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat merupakan bentuk nyata komitmen TNI AD dalam mendampingi para petani, ” tegas Kapten Inf. Herry Arfiantono.
Menurutnya, pendampingan Babinsa juga bertujuan memastikan berbagai sarana pendukung pertanian dapat berfungsi dengan baik dan memberikan manfaat kepada masyarakat.
“Kami berharap sinergi seluruh pihak terus diperkuat untuk membantu petani mengatasi berbagai kendala serta bersama-sama mewujudkan swasembada pangan nasional, ” pungkasnya.
Melalui normalisasi saluran irigasi tersebut, pasokan air menuju lahan pertanian di Blok Bungurjaya diharapkan semakin lancar. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud kolaborasi antara TNI, pemerintah desa, penyuluh pertanian, dan kelompok tani dalam mendukung peningkatan produksi serta kesejahteraan petani. (PERS)

Slamet Triwarso